logoAwalnya, Kelompok Kaji Cergam (KKC) adalah sekawanan kolektor cergam. Kalau koleksi mereka dikumpulkan, jumlahnya mencapai 10 ribuan judul, baik koleksi cergam lama maupun baru. Semula koleksi itui hanya untuk kesenangan sendiri.

Namun, mereka ingin melangkah lebih jauh. Mereka beranggapan, percuma koleksi (terutama cergam djadoel) disimpan tanpa pernah berbagi informasi, terutama untuk kalangan generasi pencinta cergam hari ini. Informasi inilah yang ingin mereka  bagikan lewat penerbitan dengan modal ribuan cergam yang ada.

Peristiwa budaya Pameran Cergam Medan di Bentara Budaya Desember 2016, menjadi titik pijak untuk memulai penerbitan khusus  tentang cergam. Kelompok ini bercita-cita kelak menerbitkan kisah tokoh-tokoh cergam dan karyanya dan juga moment penting dalam sejarah cergam. Sekaligus mereka ingin mengisi sepinya buku yang mengupas dan membahas tentang cergam.

Tiap buku yang akan diterbitkan dan dimulai dengan buku Lintasan Cergam Medan, Catatan Seorang Kolektor  karya Henry Ismono, akan disertai dengan semacam pendataan cergam.

Tentu sesuai kemampuan, penulisan akan lebih bersifat populer, bukan tulisan akademis.  Pada intinya Kelompok Kaji Cergam hanya ingin mengabarkan sebuah karya, tokoh, dan peristiwa di dunia seni cergam.

Langkah mereka  memang masih kecil, skala penerbitan pun masih terbatas. Mudah-mudahan, dengan segala keterbatasan, langkah kecil ini bisa memberikan arti. Setidaknya, inilah sebuah upaya untuk memuliakan cergam.

Semoga langkah mereka punya makna.***

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*